Tag Archives: Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka (Orde Baru)

sekolah dasar

Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka (Orde Baru)

Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka (Orde Baru)

 

1. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia 1966-1969 (Orde baru/Transisi)

a. Undang-undang Dasar Pada masa ini berusaha untuk melaksanakan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. b. Tujuan dan dasar pendidikan Penyelenggaraan pendidikan melalui TAP MPR, memuat tujuh pasal yang salah satunya, dasar pendidikan adalah falsfah negara pancasila. Dalam TAP MPR tersebut segala yang berkaitan dengan agama, penddikan dan kebudayaan dihubungkan dengan pancasila. c. Sistem Persekolahan Struktur persekolahan masih sama berdasarkan UU No.12 tahun 1954 dan UU No. 22 tahun 1961. d. Penyempurnaan Kurikulum Pendidikan Sekolah

  • Kurikulum SD

Kurikulum SD tahun 1954 diubah menjadi kurikulum SD tahun 1968. Dasar tujuan dan azas pendidikan pancasila di SD mencakup lima prinsip, yaitu prinsip umum (Integritas, Kontinuitas, dan Sinkronisasi), landasan idiil, prinsip umum pembinaan kurikulum, prinsip-prinsip pendidikan SD, dan azas-azas didaktik-metodik sekolah dasar.

  • Kurikulum SMP

Kurikulum SMP 1962 disempurnakan menjadi kurikulum SMP 1967, yaitu : kelompok pembinaan jiwa pancasila, kelompok pembinaan pengetahuan dasar, kelompok pembinaan kecakapan khusus.

  • Kurikulum SMA

Kurikulum 1964 disempurnakan menjadi kurikulum 1968. Penjurusan SMA hanya terdiri dari dua, yaitu jurusan sastra sosial budaya dan jurusan ilmu pasti pengetahuan alam. Penjurusan dimulai sejak kelas dua.

  • Kurikulum Sekolah Lanjutan

Tahun 1967 disusun kurikulum 1968 yang dilaksanakan di STM pada tahun 1968 dan di SKKP, SKKA, dan SMEA pada tahun 1969.

Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka (Orde Baru)

2. Perkemabngan Pendidikan Nasional Indonesia (Pembanguna jangka panjang 1)

a. UUD Pembangunan jangka panjang pertama (PJP 1), merupakan pengamalan pancasila dan UUD 1945 yang memacu pada : ›      TAP MPRS-RI No. XLI/MPRS/1968 ›      TAP MPRS-RI No. IV/MPR/1973 ›      TAP MPRS-RI No. II/MPR/1978 ›      TAP MPRS-RI No. IV/MPR/1983 ›      TAP MPRS-RI No. II/MPR/1988 b.Tujuan dan Dasar Pancasila 1) TAP MPR-RI No. IV/MPR/1973 Pendidikan adalah untuk mengembangkan kepribadian di dalam sekolah maupun di luar sekolah sehingga membentuk manusia-manusia pembangunan yang bertanggung jawab, serta mengembangkan kecerdasan dengan ketentuan Pancasila dan UUD 1945. 2) TAP MPR-RI No. II/MPR/1978 Pendidikan berdasarkan atas pancasila dengan langkah-langkah yang memungkinkan penghayatan dan pengamalan pancasila yang termasuk pendidikan moral pancasila. 3) TAP MPR-RI No. IV/MPR/1983 Pendidikan berdasarkan pancasila dengan usaha penghayatan dan pengmalan pancasila, sehingga termasuk di dalamnya P4. Pendidikan dilakukan oleh sekolah-sekolah negeri maupun swasta yang berlangsung seumur hidup dengan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah. 4) TAP MPR-RI No. II/MPR/1988 Pendidikan nasional berdasarkan pancasila yang merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia, sehingga perlu disempurnakan sistem pendidikan nasional. 5) Undang-undang No.2 tahun 1989 UU No.2 1989 tentang sistem pendidikan nasional yang berlaku sejak 27 Maret 1985, yang menyatakan pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sehingga bertujuan sesuai dengan isi pancasila. c. Sistem Pendidikan dan Persekolahan Menurut Undang-undang No. 2 tahun 1989. d. Penyelenggaraan Program Pembangunan Pendidikan 1) Perluasan dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Menciptakan suatu keadaan sehingga setiap orang memiliki hak atau kesempatan memperoleh pendidikan tanpa membeda-bedakan masalah status. Upaya yang dilakukan yaitu memperluas jangkauan pendidikan dengan terus mambangun gedung-gedung baru untk sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA, Kejuruan hingga Perguruan Tinggi. 2) Peningkatan Mutu Pendidikan – Pengadaan alat pendidikan – Pengadaan buku pelajaran – Pengadaan dan peningkatan mutu tenaga pengajar – Perubahan Kurikulum Pada masa pembangunan jangka panjang 1 terjadi tiga kali perubahan kurikulum, yaitu kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1984. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka (Orde Baru) sekian.