Tag Archives: Pendidikan Nasional Indonesia 1945-1950 (Proklamasi sampai RIS)

images

Pendidikan Nasional Indonesia 1945-1950 (Proklamasi sampai RIS)

Pendidikan Nasional Indonesia 1945-1950 (Proklamasi sampai RIS)

Indonesia Merdeka


Pada masa ini beberapa bulan setelah proklamsi kemerdekaan RI, mentri pendidikan mengeluarkan ”instruksi umum” dan menyerukan mengutamakan patriotisme.
1. Undang Undang Dasar
Dijadikannya UUD 1945 sebagai pedoman pendidikan yaitu pasal 31 dan pasal 32.
2. Tujuan dan Dasar Pendidikan
3. Sistem Persekolahan
Upaya untuk mempersatukan dan menyempurnakan belum optimal karena adanya daerah yang diperintah oleh kolonial belanda.
4. Penyelenggaraan Pendidikan
BP-KMP mengajukan sepuluh hal yang diusahakan kementrian pendidikan, pengajaran dan kebudayaan :
 Pengajaran dan bimbingan agar mempunyai rasa tanggung jawab
 Kesatuan rakyat yang kuat
 Perbaikan kurikulum
 Penghapusan buta huruf
 1. kesesuaian pengertian terhadap pengajaran agama
2. persamaan madrasah dan pesantren
 Penggunaan bantuan bangsa asing sebagai guru besar
 Tempo sekolah paling lambat sepuluh tahun
 Pengajaran tekhnik dn ekonomi
 Pengajaran kesehatan dan olahraga diharapkan menghasilkan kecerdasan
 Penghapusan pungutan sekolah
a. Pendidikan Masyarakat
Tujuannya diharapkan agar pemerintah memberi pehatian lebih banyak. Tugas BN-KNIP :
– berantas buta huruf
– diadakan kursus
– mengembangkan perpustakaan rakyat
b. Perguruan Tinggi
Pendidikan yang dilaksanakan pada masa ini adalah :
1. Ika Daigaku, di Jakarta
2. Sekolah Tinggi Hukum, Sastra dan Filsafat
3. Pergutuan Tinggi Kedokteran Gigi
4. Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan
5. Sekolah Tinggi Tekhnik
6. Di Yogya terdapat lima perguruan tinggi (Akademi Politik, Akademi Polisi, UGM, Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada)
7. Di Solo dan Klaten terdapat empat perguruan tinggi
8. Tahun 1949, Sekolah Tinggi Tekhnik, Sekolah Tabib Tinggi, Sekolah Tinggi Pertanian dan Akademi Politik dimasukkan ke dalam Universitas Gajah Mada
9. Penggantian nama Universitas Indonesia pada 1954, karena sebelumnya 1946 didirikan ”Universitas Darurat” (Nood Universitiet)
c. Penyelesaian bekas pejuang bersenjata
Ada tiga alternatif kesempatan karir bagi mahasiswa yang menjadi tentara pelajar,yaitu:
1) Meneruskan karir dalam angkatan bersenjata
2) melanjutkan studi dengan penyaluran dari KUDP
3) Kembali ke masyarakat dan menjadi masyarakat biasa
d. Kurikulum Pendidikan
Pembaharuan kurikulum menjadi SR 1947 dengan struktur program tiga macam yaitu SR dengan pengantar bahasa daerah, SR dengan pengantar bahasa Indonesia dan SR yang diselenggarakan sore bagi kelas 1-4.
Kurikulum SR1947 terdiri dari 16 mata pelajaran. kurikulum SMA hampir sama dengan AMS yaitu dibagi menjadi dua. SMA bagian A dengan jurusan sastra sedangkan SMA bagian B jurusan ilmu pasti dan alam. kurikulum ini berlaku sampai 1952.

pengetahuan saya tentang Pendidikan Nasional Indonesia 1945-1950 (Proklamasi sampai RIS) sangat terbatas, silakan tinggalkan tanggapan untuk memperluas pengetahuan bersama.