Parungkuda-20130206-01735

Suka Duka bersama Siswa Mendaftar SNMPTN

SNMPTN atau kalau istilah jadulnya itu PMDK atau SNMPTN Undangan. buat yang seangkatan sama say dan yang lebih tua dari saya, pasti tahu apa yang dimamksud dengan PMDK. nah, makhluk satu ini adalah perwujudan dari proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri di indonesia yang mengandalkan nilai raport siswa sebagai acuan untuk melakukan evaluasi seleksi.

bedanya, untuk yang tahun 2013 ini, nilai siswa tidak dievaluasi berdasarkan nilai raport cetaknya, tetapi nilai raport yang sudah sekolah unduh ke dalam suatu sistem website yang mendokumentasikan nilai siswa dari nilai mereka waktu semester jebot pas mereka masih unyu-unyu, sampai ke semester teranyar. bisa kebayang dong riweuhnya guru BK yang mengunggah nilai sebegitu banyaknya…

tanggalan sudah menunjukkan tanggal 4 maret. tapi baru sekitar 12 siswa yang sudah memfinalisasi pendaftaran SNMPTN mereka. sedari kemarin, saya sudah berusaha ngebut untuk membuat siswa melakukan finalisasi, tetapi ada saja kendalanya. ketika saya sudah berkumpul dengan siswa di lab komputer untuk finalisasi, terjadi sesuatu yang sangat tidak diinginkan.saat itu web SNMPTN tidak dapat diakses sama sekali. hanya halaman depan yang dapat diakses.

yah, saya sih sudah membayangkan kenapa hal ini bisa terjadi. seperti yang kita tahu, dengan membludaknya populasi di indonesia, terlebih dengan jumlah generasi muda yang lebih banyak, otomatis yang daftar SNMPTN pun banyak. akibatnya, web SNMPTN tidak dapat di akses sama sekali. sepertinya web ini tidak mampu menerima jutaan pengunjung yang mengunggah banyak dokumen berukuran besar.

 

Daftar SNMPTN-Rumah Guru BK Ramai Siswa

internet di perpustakaan mati, laboratorium komputer juga sedang tidak bisa diandalkan. alhasil saya memanggil siswa setiap harinya dari pagi sampai malam. hanya untuk konsultasi dan pendaftaran SNMPTN ini. khusus buat malam hari, anak-anakku tercinta mengunjungi rumahku. kebanyakan dari mereka itu ikhwan. karena badan mereka besar-besar, seringkali sofa di ruang tamu ku tidak cukup. rumahku sesak oleh kedatangan anak-anak.

kedatangan anak-anak ke mess ku membuat suasana di messs lebih hangat dan ceria. meskipun mungkin sedikit mengganggu tetangga, tapi kedatangan anak-anak sangat penting demi kelancaran proses SNMPTN mereka. anak-anak semakin banyak yang datang, terutama pada saat detik-detik menentukan di proses finalisasi.

pada saat proses finalisasi, baru lah saya sadar bahwa ternyata dengan dibukanya pintu dan jendela rumah, hot spot sekitar perumahan guru bisa lebih kencang signalnya. sehingga saya memindahkan proses finalisasi dari sekolah ke rumah. khusus untuk yang malam hari.

selain menggunakan laptop saya, anak-anak juga meminjam laptop dari adik kelasnya, sehingga ada tiga laptop sekarang. demi untuk mencari signal bagus, mereka sampai lesehan di bawah saat mau memfinalisasi pendaftaran mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *