Dasar-Dasar bimbingan dan Konseling

07 August of 2012 by

Dasar-Dasar bimbingan dan Konseling

1. What is Guidance?

Banyak pakar yang mengartikan arti dari Bimbingan. Donald G. Mortesen dan Alan M. Schmuller (1967) mengemukakan bahwa “Guidance may be defined s that part of the total educational program that helps provide the personal opportunities and specialized staff services by which each individual can develop to fullest of his abilities and capacities in terms of democratic idea.”

Shertezer dan stone (1971:40) mengartikan bimbingan sebagai “…Process of helping an individual to understand himself and his world”.

Dalam buku  School Counseling, Foundations and Contemporary Issues disebutkan bahwa “ Guidance means helping student make educational and job choices through the dissemination of information .“ Di bab lain buku tersebut juga tercantum “ Guidance is a series of activities designed to help students meet defined goals by achieving defined levels of competency.”

 

layanan bimbingan

2. What is difference between education and guidance?

Bimbingan memang diasumsikan identik dengan pendidikan. Banyak para ahli seperti Meyer Bloomfield mengemukakan bahwa “all education is now recognize as guidance”, Hawkes menyatakan bahwa “Education is guidance and guidance is education”

Pendapat-pendapat tersebut keliru, karena bimbingan merupakan salah satu bagian dari pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal, sesuai dengan apa yang diinginkan. Di sisi lain, Pendidikan lebih mengutamakan pemupukan intelektual dan kemampuan serta keterampilan tertentu yang berhubungan langsung dengan materi pelajaran. Sedangkan bimbingan bertujuan untuk membina watak dan kepribadian siswa serta mencoba mengkondisikan siswa agar bisa mengeksploitasi potensinya secara optimal.

Dalam buku Counseling, Foundations and Contemporary Issues dijelaskan “Developmental focus of Guidance:

-           How to get and hold a job

-          Beating the bullies

-          Human growth and development

-          Choosing a career

-          Study habit and time management

-          Resolving conflict with people

-          How to be more assertive

-          School orientation”

Maka jelaslah bahwa bimbingan berbeda dengan pendidikan yang hanya menghasilkan individu yang terampil dibidang akademik tetapi kurang memiliki kemampuan atau kematangan dalam aspek psikososio spiritual.

 

3. What the major areas you have to learn in guidance and counseling?

Dalam melaksanakan tugasnya, konselor harus memahami individu atau konseli yang ditangani. Maka dari itu diperlukan upaya pendekatan psikologis. Agar dapat melakukan hal tersebut, seorang konselor harus mempunyai dasar ilmu psikologi yang cukup. Mempelajari psikologi merupakan penting dan diutamakan bagi seorang calon konselor, mengingat setiap individu itu unik dan memiliki karakter serta potensi yang berbeda-beda. Selain itu, dengan mempelajari psikologi, konselor juga diharapkan dapat memahami dirinya sendiri dan membangun pribadi yang kuat agar tidak ikut larut dalam masalah konseli yang ditanganinya.

 

4. is guidance and counseling a profession?

Ya, Bimbingan dan Konseling merupakan sebuah profesi karena telah memenuhi unsure-unsur profesi yaitu:

-          Memberi bantuan professional (helping relationship) dengan keterampilan Bimbingan dan Konseling

-          Untuk menjadi seorang konselor harus melalui pendidikan tertentu yaitu S1 Psikologi Pendidikan dan Bimbingan ditambah satu tahun pendidikan profesi

-          Mempunyai kode etik sejak tahun 1975

-          Mempunyai organisasi profesi yaitu ABKIN

-          Mendapat penghargaan professional dari pemerintah, misalnya berupa gaji.

 

Dasar-Dasar bimbingan dan Konseling merupakan salah satu matakuliah dalam kurikulum pendidikan calon konselor di jurusan psikologi pendidikan dan bimbingan universitas pendidikan indonesia

 
bimbingan karir

Next:

Tugas Perkembangan Individu Saat SLTA

You may also like

Post a new comment