Cinderella versi magrib

Cinderella versi Magrib (Drama SMA)

Cinderella versi Magrib (Drama SMA)

Cinderella versi Magrib (Drama SMA) adalah skrip drama yang ditampilkan di pelajaran kesenian kelas 2 SMA. tidak jelas siapa yang menulisnya, karena kami semua turut berpartisipasi. yang pasti, skrip drama ini GOKKIIILLLLL.

(dicopas dari notes ismi di facebook)

Masih ingatkan cerita ini kawan-kawan? Berlatih hampir setiap hari hanya untuk menampilkan drama selama 15 menit depan kelas dan akhirnya dapat respon yang baik dari teman-teman sekelas. Mari kita lihat story line nya kembali.. (anyway dialog ini siapa yg buat ya?)

CINDERELLA (skrip drama)

Alur cerita : Maju

Durasi : 15 menit

Pemain

Cinderella : Netty Rosmawaty

Pangeran : Reni Dwi Ningrum

Ibu Tiri : Teten Karina

Drizella : Oktaria Tri H.

Anastasia : Lena Yuliani

Peri & Pengawal : Ismiati

Awal Cerita

(Prolog)

Di sebuah negeri nun jauh disana, tinggallah sebuah keluarga yang bahagia karena mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik jelita yang bernama Cinderella. Tapi malangnya nasib keluarga itu, beberapa tahun kemudian ibu yang telah melahirkan Cinderella jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Kemudian sang Ayah mencari Ibu baru untuk Cinderella, tapi ternyata ibu tiri itu sangat jahat, dia memiliki kedua anak yang sombong dan jahat. Dan setelah beberapa bulan kemudian ayahnya meninggal dalam perjalanannya ke negeri seberang. Saat itulah kehidupan Cinderella berubah, kedua saudara tirinya mengambil kamar pribadi dan barang-barangnya dan mereka sering menyiksa Cinderella begitu juga dengan ibu tirinya yang jahat.

 

Adegan Pertama

“Cinderella…Cinderella!!” (Ibu Tiri dan kedua saudara tirinya datang)

(Cinderella datang dari dapur)

Cinderella : Ada apa, Bu?

Ibu Tiri : Ada apa.. Ada apa! Kamu kemana saja? Cepat bersihkan halaman depan!

Drizella : Dan cuci bajuku ini!

Anastasia : Siapkan makanan untukku!

Cinderella : Baiklah

Ibu Tiri : Ayo Cepat!!

 

Adegan Kedua

Ketika Cinderella sedang menyapu di halaman teras datanglah seseorang membawa surat.

Pengawal : Selamat siang, saya mengantar surat dari kerajaan (sambil memberikan sepucuk surat)

Cinderella : Oh, terimakasih (kemudian Cinderella masuk ke rumah untuk menyampaikan surat itu kepada Ibu Tirinya.

Cinderella : Bu, ini ada surat dari kerajaan.

Ibu Tiri : Berikan padaku!

(Lalu ibu tiri membaca surat itu bersama Drizella dan Anastasia)

Ibu Tiri : Ini undangan pesta dansa di istana

Drizella : Wah asyik! Kita harus siapkan gaun yang paling bagus.

Anastasia : Aku akan memakai gaun warna merah muda lengkap dengan perhiasan perak.

Drizella : Pasti aku yang paling cantik

Anastasia : Aku!

Drizella : Tidak, pasti aku!

Ibu Tiri : Hentikaaaaaaaaaaaaan…!!!

(Kemudian Cinderella menghampiri ibu tirinya)

Cinderella : Ibu, apakah aku boleh ikut ke pesta dansa nanti?

Ibu Tiri : Apa! Ikut? Enak aja! Kau ingin mempermalukan keluarga kita di depan umum?

Cinderella : Tapi bu…Aku ingin sekali ikut.

Ibu Tiri : Sekali tidak, tetap tidak! (balas Ibu Tiri dan langsung pergi)

Drizella : Cinderella, kamu sedang apa?! Jangan diam aja, cepat bantu aku dong!

Anastasia : Cinderella, cepat ambilkan gaunku disana!

Cinderella : Iyaa sebentar

D & A : Cinderellaaa.. cepaaat!!!

 

Adegan ketiga

Akhirnya tibalah saat yang telah dinanti-nanti. Ibu tiri dan kedua anaknya pun pergi ke istana dengan menggunakan kereta kuda. Sedangkan Cinderella hanya duduk termenung sambil mengangis terisak-isak. Dan tak lama kemudian muncul sesosok bayangan bercahaya datang.

Peri : Putriku, kenapa kau menangis?

Cinderella : Siapa kamu? (tanyanya keheranan)

Peri : Aku adalah peri yang datang untuk menolongmu putrid.

Cinderella : Bagaimana kau bisa menolongku?

Peri : Bukankah kau ingin pergi ke pesta dansa? (Cinderella mengangguk) Ehm, baiklah aku akan mengubahmu menjadi putrid yang cantik jelita dalam sekejap saja! ^_-

Triiiiiing…! Cinderella berubah menjadi putrid yang sangat cantik, gaun yang berkilauan dihiasi perhiasan yang sangat indah dan bersepatu kaca.

Cinderella : Waaah.. indah sekali.. Terimakasih Peri..

Peri : Oh iya! Jangan lupa kau harus pulang sebelum magrib, kalau tidak semua keajaiban ini akan hilang.

Cinderella : Baiklah, akan aku ingat pesanmu itu.

(Kemudian peri itu pun pergi dalam sekejap)

Cinderella : Aduh, bagaimana caranya aku pergi ke istana? Ah, terpaksa aku harus berjalan kaki! Huuuh..

Lalu Cinderella pergi menuju istana dengan berjalan kaki, karena sang peri lupa memberikan sebuah kereta kuda untuknya.

Adegan Keempat

Sementara itu keadaan di istana…

Pangeran : Pengawal, apakah semua tamu sudah datang?

Pengawal : Sepertinya semua tamu sudah datang semua Pangeran.

Pangeran : Tapi sepertinya aku merasa masih ada yang kurang…

Pengawal : Apa pangeran?

Pangeran : Itu rahasia!

Pangeran terus mencari dan terus mencari, seseorang yang pernah datang dalam mimpinya yaitu seorang putri yang sangat cantik jelita. Kemudian terlihatlah seorang gadis berjalan kesakitan menuju pintu masuk istana.

Cinderella : Aduuuh… kakiku sakit sekali. Tadi kira-kira aku berjalan berapa kilometer ya?

(Kemudian Pangeran menghampiri Cinderella)

Pangeran : Wahai putrid yang cantik jelita, maukah kau berdansa denganku?

Cinderella : Tapiii…. Kakikuu…

Kemudian mereka pun berdansa dengan sangat romantis. Semua tamu yang datang ke istana keheranan melihat putrid yang berdansa dengan Pangeran. Ibu Tiri dan kedua anaknya, Drizella dan Anastasia, tidak tahu kalu itu adalah Cinderella. Mereka sangat iri dan merasa kesal karena tak bisa berdansa dengan Pangeran. Beberapa lama kemudian, terdengar suara tabuh bedug. Tok..toroktok..tok…tok..dug..dug..dug… terdengarlah suara adzan magrib.

Cinderella : Astagfirullah, sudah magrib. Aku harus cepat pulang!

(Cinderella pun berhenti berdansa dan kemudian berlari keluar)

Pangeran : Tunggu jangan pergi! Siapa namamu?

(dan Pangeran pun mengejar Cinderella dengan susah payah)

Cinderella : Sampai jumpa (melambaikan tangan sambil berlari, tanpa sadar sepatu Cinderella patah, tanpa piker panjang Cinderella langsung membuang sepatu itu ke belakang)

Pangeran : Aduuuh! (teriak kesakitan)

Adegan kelima

Pagi itu, di depan istana terpampang sebuah pengumuman. Pangeran sedang mencari putri yang tadi malam telah meninggalkannya dan hilang entah kemana. Pangeran dan pengawalnya akan datang ke setiap rumah untuk mencocokkan sepatu yang ditinggalkan putrid itu tadi malam. Pangeran telah mncari sampai ke pelosok negeri, terus dan terus tapi tidak satu pun gadis yang memiliki kaki yang cocok dengan sepatu itu.

Di rumah Cinderella

Ibu Tiri : Hai dengarlah anak-anakku, Pangeran akan datang. Ternyata putrid yang semalam berdansa dengan pangeran telah mengilang dan meninggalkan sepatunya. Jika diantara kalian memiliki kaki yang pas dengan sepatu itu kalian akan dibawa Pangeran ke dalam Istana Kerajaan. Cepatlah persiapkan diri kalian!

D & A : Baik ibuu

Kemudian Ibu Tiri merasa malu jika Cinderella muncul ketika ada Pangeran. Sang Ibu Tiri lalu mengurung Cinderella di dapur.

Ibu Tiri : Diamlah disini Cinderella, dan jangan berisik!

Cinderella : Tapi buu.. kenapa aku harus diam disini??

Ibu Tiri : Sudahlah jangan banyak tanya!

Akhirnya Pangeran dan pengawal tiba di rumah Cinderella.

Tok..tok..tok.. Kemudian Ibu Tiri membuka pintu.

Ibu Tiri : Wah, Pangeran sudah datang. Anastasiaaa.. Drizellaaa.. cepatlah kemari!

Pangeran : Kami datang untuk mencobakan sepatu ini, bolehkah kami?

Ibu Tiri : Oh, silakan Pangeran..

Kemudian pengawal memakaikan sepatu itu kepada Drizella, tapi kakinya terlalu besar sehingga kesempitan.

(*Backsound* Haha haha haaa.. hihi hihi hiiiiii.. Sepatunya kekecilan .. Haha haha haaaa… hihi hihi hiiiiiiii… kakinya kebesaran)

Lalu pengawal memakaikan sepatu pada Anastasia, tapi kakinya terlalu kecil sehingga kedodoran.

(*Backsound* Haha haha haaa.. hihi hihi hiiiiii.. Sepatunya kebesaran .. Haha haha haaaa… hihi hihi hiiiiiiii… kakinya kekecilan)

Tiba-tiba terdengar suara gaduh di dapur, dug!dug! dug!!

Cinderella : Ibuuu..tolong bukakan pintunya!

Pangeran : Siapa itu?

Ibu Tiri : Ehm..itu hanya seorang pembantu.

Pengawal : Bukankah Anda mempunyai tiga putri Nyonya?

Pangeran : Oh begitu ternyata.. Ayo cepat bukakan pintunya!

Ibu Tiri : Baiklah Pangeran

Cinderella keluar dengan senang karena bisa bertemu dengan Pangeran kembali.

Pangeran : Cepat pakaikan sepatu itu kepadanya.

Pengawal : Baik Pangeran!

Dan ternyata sepatu itu sangat pas di kaki Cinderella.

Pangeran : Kaukah putri itu? Siapakah namamu Putri?

Cinderella : Namaku.. Cinderella..

Pangeran : (sambil tersenyum kemudian) Pengawal cepaaat tangkap dia!!!

Cinderella : Ada apa ini?? Kenapa aku harus ditangkap??

Pangeran : Kau telah melukai kepalaku dengan sepatu kacamu Cinderella!

Sesuai janji di papan pengumuman istana, Cinderella pun dibawa ke istana lalu ia dikurung di penjara bawah tanah. Ibu tri dan kedua anaknya, Drizella dan Anastasia pun sangat bahagia dan bernyanyi kegirangan.

(*Backsound* Haha haha haaa.. hihi hihi hiiiiii.. Cinderella dipenjara.. Haha haha haaaa… hihi hihi hiiiiiiii… Cinderella pun merana)

Cinderella menangis tak percaya. Dia piker dia akan dibawa ke istana untuk dinikahkah dengan sang Pangeran. Malangnya nasib Cinderella…

Cinderella : Pangeraaan.. maafkanlah akuu… T__T

Baiklah cerita Cinderella ini berakhir sampai disini. Kita tak tahu berapa lama Cinderella akan dikurung di penjara. Mungkin lama-kelamaan sang Pangeran akan memaafkan Cinderella dan kemudian mereka saling mencintai dan akhirnya menikah. Untuk mengetahui cerita lebih lanjut sebaiknya kalian tanyakan saja kepada Cinderella.

Sekian dan Terimakasih ^_^

Penulis Skenario

15 September 2005

 

Pemeran Cinderella versi Magrib (Drama SMA)

gokil kan skripnya..hihihi

dan ini dia penulis sekaligus pemerannya… hihihihihii..narsis banget jaman SMA… kelas 3..

 

Lena (kiri), saya (tengah) dan Netty (kanan)

 

Ismi (kiri) dan saya

ya ampuun…gentut banget si aq.. maaf2…tidak segemuk kelihatannya koq..hihihihii

Netty (kiri) dan oktaria (kanan)

berhubung foto reni jarang..maksudnya entah dimana.. saya ambil foto reni dari acara farewell party @rumah ismi, perpisahan reni yang pindahan ke manado.. nah, reni sang pangeran di fotoini mengenakan jaket biru, berdiri di samping bu ani wali kelas kami.

reni (tengah berjaket biru) dan IPA3 saat ngaliwet bareng di farewell party @rumah ismi

nah,,, ini temen2 sekelas saya di SMA pas kelas 2.. lengkap gak ya? kayaknya engga,,, mereka narsis narsis persis sama kaya saya, dsatukan dalam satu kelas, jadinya berisiiik banget kalo diskusi.. tapi yang paling berisik itu anak2 cowok sih..hihihi

sebenernya ada lagi satu skrip drama pas pelajaran bahasa indonesia, tapi hilang entah kemana..maklum, nulisnya pas jaman-jamannya belom punya komputer.. masih nebeng di Ismi, rentalan dan tata usaha malah..hihihi

buat yg mau kenalan sama temen-temen saya, langsung aja komen ya..hihihihi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *