Metode Penelitian

Pendidikan Zaman Islam

IDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

DEFINISI DAN URGENSI MASALAH PENELITIAN

Masalah penelitian adalah masalah-masalah pendidikan, kontroversi, atau persoalan yang mengarah pada perlunya untuk melakukan sebuah penelitian. Mengkaji masalah penelitian dapat membatu pemangku kebijakan ketika membuat keputusan, membantu guru dan staf di sekolah menyelesaikan masalah praktis dan memberikan peneliti pemahaman mendalam dalam masalah-masalah pendidikan. Menetapkan masalah penelitian adalah penting karena masalah penelitian menentukan tahapan keseluruhan penelitian.

PERBEDAAN ANTARA MASALAH PENELITIAN DENGAN BAGIAN LAIN DALAM PROSES PENELITIAN
Topik penelitian adalah subjek yang luas yang ditangani dengan penelitian. Sedangkan masalah penelitian adalah isu pendidikan secara umum, keprihatinan atau kontroversi yang dibahas dalam penelitian yang menyempitkan topik. Tujuan penelitian adalah maksud atau sasaran utama dari penelitian digunakan dalam membahas masalah. Pertanyaan penilitian menyempitkan tujuan ke dalam pertanyaan spesifik yang akan dijawab peneliti.

KRITERIA UNTUK MEMUTUSKAN APAKAH MASALAH DAPAT DITELITI DAN HARUS DITELITI

Adanya masalah dan masalah tersebut jelas untuk diidentifikasi, tidak berarti peneliti mampu dan harus menginvestigasi masalah tersebut. Masalah dapat diteliti apabila terdapat akses terhadap partisipan dan lokasi penelitian; tersedia waktu, sumber daya dan keterampilan penelitian yang dibutuhkan; dan apakah masalah tersebut memang harus diteliti. Adapun cara untuk menilai apakah masalah perlu diteliti yaitu:
1. Kaji masalah tersebut apakah penelitian terhadap masalah itu akan mengisi kesenjangan ataukah tidak berlaku dalam literatur yang ada.
2. Kaji masalah tersebut apakah penelitian tersebut mereplikasi penelitian sebelumnya tetapi menguji partisipan dan lokasi penelitian yang berbeda.
3. Kaji masalah tersebut apakah penelitian memperluas penelitian sebelumnya atau menguji topik tersebut terus menerus.
4. Kaji masalah tersebut apakah penelitian tersebut memberikan suara bagi orang-orang yang bungkam, tidak diengar atau ditolak dalam masyarakat.
5. Kaji masalah apakah penelitian memberikan informasi praktis, mengarah pada identifikasi teknik atau teknologi baru, atau pengenalan tentang nilai sejarah atau praktis terbaru.

PERBEDAAN MASALAH PENELITIAN DALAM PENDEKATAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

Dalam menentukan pendekatan yang sesuai untuk meneliti suatu masalah penelitian, salah satu yang dapat dijadikan standar adalah dua faktor yaitu eksplorasi dan penjelasan. Apabila masalah penelitian tersebut perlu dijawab dengan mengeksplorasi dan memahami, maka pendekatan yang sesuai adalah kualitatif. Sebaliknya, jika masalah penelitian dapat dijawab melalui penjelasan, maka pendekatan yang sesuai adalah kuantitatif.
Berikut tabel sederhana tentang faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan dalam memilih pendekatan penelitian yang sesuai untuk menjawab masalah penelitian.
Kuantitatif Kualitatif
Mengukur variabel mempelajari sudut pandang individu
Mengukur akibat dari variabel tersebut terhadap hasil Menilai sebuah proses pada dari waktu ke waktu
Menguji teori atau memperluas penjelasan Menyimpulkan teori berdasarkan perspektif partisipan
Hasil diaplikasikan bagi orang banyak Mendapatkan informasi detail tentang sedik orang atau sedikit lokasi penelitian

UNSUR DARI PERNYATAAN MASALAH PENELITIAN
Pernyataan masalah penelitian meliputi aspek berikut ini.
1. Topik. Topik merupakan subjek materi yang ingin diteliti oleh peneliti dan yang membangun minat awal bagi pembaca.
2. Masalah penelitian. Masalah penelitian merupakan masalah pendidikan, keprihatinan atau kontroversi yang peneliti selidiki. Masalah penelitian praktis adalah masalah penelitian yang datang dari masalah atau keprihatinan yang ditemukan disekolah atau setting pendidikan lainnya. Masalah penelitian berbasis penelitian adalah masalah penelitian yang berdasarkan pada kebutuhan bagi penelitian lebih jauh karena adanya kesenjangan atau kebutuhan untuk memperluas penelitian di area lainnya.
3. Justifikasi pentingnya penelitian. Melkukan justifikasi sebuah masalah penelitian berarti menyajikan alasan tentang pentingnya penelitian dilakukan terhadap masalah-masalah tersebut. Justifikasi terhadap masalah penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan bukti dari:
a. Rekomendasi dari peneliti dan ahli. Penelitian dengan jenis justifikasi ini dapat menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif, seperti eksperimen, survey, korelasional dan studi grounded theory.
b. Pengalaman orang lain di tempat kerja. Penelitian dengan jenis justifikasi ini dapat menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif, seperti penelitian tindakan.
c. Pengalaman pribadi. Penelitian dengan jenis justifikasi ini dapat menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, seperti penelitian naratif.
4. Deficiency atau kekurangan dalam pengetahuan yang sudah ada, yang membahas tentang masalah yang diteliti. Pada pernyataan tentang masalah, deficiency dipaparkan dalam bentuk ringkasan tentang bagaimana kondisi pengetahuan sekarang, baik berdasarkan penelitian ataupun praktek, meliputi literatur sebelumnya atau pengalaman praktis dari peneliti yang tidak cukup memadai dalam menyampaikan masalah penelitian.
5. Pembaca yang akan mendapat manfaat dari penelitian terhadap masalah tersebut. Pembaca yang akan membaca penelitian yang dihasilkan perlu diidentifikasi, meliputi individu atau kelompok yang akan membaca atau akan berpotensial untuk mendapat informasi yang disediakan dari penelitian yang dilakukan.

STRATEGI MENULIS PERNYATAAN PENELITIAN
Menulis pendahuluan atau pernyataan masalah adalah sebagai sebuah paragraf pembuka dalam sebuah laporan penelitian, meliputi sepertangkat tahapan bagi pembaca untuk memahami penelitian tersebut dan mengapresiasi kuatnya orientasi penelitian tersebut. Terdapat strategi untuk menulis pernyataan penelitian.
Salah satu strategi yang dapat digunakan dalam menulis pernyataan masalah adalah dengan memvisualisasikan bagian ini ke dalam lima paragraf. Setiap paragraf menyampaikan satu dari lima aspek pernyataan masalah. Tulis bagian pernyataan masalah mulai dari topik, masalah penelitian, justifikasi terhadap masalah penelitian, deficiency atau kekurangan atau bukti yang belum ada dan pembaca yang akan mendapat manfaat dari penelitian.
Strategi lain dalam menulis pernyataan masalah adalah dengan menggunakan banyak referensi di seluruh paragraf pendahuluan. Referensi yang banyak menambahkan suara dari para cendekiawan terhadap tulisan penelitian dan menyediakan bukti dari penelitian lain, dibandingkan bersandar pada pendapat personal.
Strategi ketiga adalah menyediakan referensi yang berasal dari trend atau kecenderungan statistik untuk mendukung pentingnya kajian terhadap masalah penelitian. Format bukti ini populer digunakan dalam penelitian kuantitatif.
Strategi penulisan lainnya adalah dengan menggunakan kutipan dari partisipan dalam sebuah kajian atau dari catatan yang bertujuan mengobservasi partisipan untuk memulai pendahuluan tentang pernyataan penelitian pendekatan ini populer dan sering digunakan dalah penelitian dengan pendekatan kulititatif.

REFERENSI:
Creswell, John W. 2012. Educational Reaserch: Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. 4th Edition. Boston: Pearson.